cakrawalanews.co,- Pemerintah Kota Surabaya memastikan layanan di Rumah Anak Prestasi (RAP) yang berada di Seluruh wilayah kota Surabaya bisa dimanfaatkan oleh warga kota Surabaya secara gratis dan tanpa kuota.
RAP tersebut diantaranya RAP Kedung Cowek, RAP Nginden Semolo, dan RAP Sonokwijenan dan yang terakhir diresmikan yakni RAP Menanggal.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Anna Fajrihatin menjelaskan, bahwa keempat RAP di Kota Surabaya akan saling berkoneksi. Tujuannya, agar setiap kebutuhan anak-anak disabilitas bisa tetap terpenuhi.
“Fasilitas anak-anak kita prioritaskan. Semuanya saling terhubung dan fleksibel. Kalau misalnya, di RAP Nginden ada yang membutuhkan terapi tambahan bisa kesini atau sebaliknya. Jadi bukan berarti yang di RAP Nginden atau Kedung Cowek di sana terus, tapi melihat kebutuhan anaknya,” jelasnya.
Anna juga menyebutkan bahwa semua fasilitas di RAP terutama yang baru diresmikan yakni RAP Dukuh Menanggal bisa dinikmati oleh semua warga Surabaya secara gratis.
“Tidak ada kuota disetiap RAP, warga Surabaya bisa mendapatkan fasilitas dan layanannya secara gratis,” paparnya.
Kata Ana, di RAP Dukuh Menanggal fasilitas lebih lengkap adalah kelas yoga, lapangan olahraga, kelas public speaking dan alat terapi yang lebih lengkap.
Secara garis besar lanjut Ana, fasilitas di RAP Dukuh Menanggal sama dengan tiga RAP lainnya. Antara lain, fasilitas Ruang Terapi Wicara, Terapi Akupuntur, Terapi Perilaku dan Okupasi, Dokter Umum dan Spesialis, Fisioterapi, Handycraft, Melukis, Menjahit, Membatik, Musik, Modeling, Fotografi, Pembelajaran dan Konseling, dan Minimarket. Selain itu, ada juga Mushola untuk tempat mengaji. Bahkan ada pula ruangan untuk konsultasi Dokter Spesialis Anak.
“Jadi memang untuk RAP keempat ini, kita banyak belajar dari tiga RAP sebelumnya. Apa kebutuhan anak-anak, yang belum difasilitasi sebelumnya kita lengkapi RAP Dukuh Menanggal,” pungkasnya.
sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, keempat RAP ini bertujuan untuk mewadahi kreativitas anak-anak disabilitas, khususnya yang berada di wilayah Surabaya selatan.
“Dengan berdirinya RAP di Surabaya selatan ini, membuktikan bahwa kita saling menguatkan. Artinya, pembangunan Sumber Daya Alam (SDM) dilakukan merata, terutama untuk anak yang memiliki kelebihan kita siapkan,” kata Wali Kota Eri.
Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini menjelaskan, RAP Dukuh Menanggal dilengkapi dengan fasilitas yang lebih lengkap dari tiga RAP sebelumnya. Untuk itu, dirinya berharap agar keempat RAP di setiap wilayah Kota Surabaya saling bersinergi memberikan pelatihan terbaik untuk anak-anak disabilitas.
“RAP Dukuh Menanggal ini paling besar dan fasilitasnya paling lengkap. Jadi nanti saling bersinergi, misalnya anak-anak yang ada di RAP Nginden atau Kedung Cowek bisa melanjutkan terapinya yang kurang di RAP Dukuh Menanggal, yang alatnya lebih lengkap,” paparnya.
Wali Kota Eri menjelaskan, secara keseluruhan fasilitas di keempat RAP hampir sama. Hanya saja di RAP Dukuh Menanggal lebih dilengkapi untuk alat terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus.”Sebenarnya sama, tapi di sini alatnya lebih lengkap untuk terapinya,” imbuhnya.(hadi)



