Walikota Risma menjelaskan, untuk pelayanan di Kota Surabaya saat ini hampir 100 persen menggunakan teknologi digital, pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, pengelolaan keuangan di pemerintahan, manajemen surat, transportasi bahkan layanan pengaduan menggunakan layanan elektronik. Dampak dari sistem elektronik yang telah dillakukan yaitu ketepatan waktu, kecepatan dan transparansi. Dengan teknologi, Pemkot Surabaya dapat melakukan efisiensi waktu, karena perijinan serta pelayanan apapun tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintahan karena bisa diakses di rumah dengan gadget masing-masing.
Ia memberi contoh, Surabaya mempunyai layanan e-Education, dimana orang tua dapat memantau nilai anak-anaknya dengan e-Rapor, dengan harapan orangtua dapat memantau perkembangan anak lebih dini dan tepat karena semua dapat dilihat dengan gadget masing-masing. Selain itu, dengan sistem teknologi Surabaya dapat mengelola sampah menjadi listrik yang digunakan untuk menerangi taman-taman di Surabaya



