AH Thony pun mengaku juga merasa geram dengan kondisi tersebut. Pasalnya selama ini pihak legislatif sudah berulang kali mengingatkan, namun persolan itu kembali terjadi.
“Tidak profesional, tidak selesai-selesai, itu sudah berulangkali kita peringatkan, berulangkali kita beri masukan, berulangkali tetap seperti itu. Ini kan bukan pertama kali terjadi,” beber AH Thony.
Thony pun juga menduga lambatnya proyek tersebut dicurigai lantaran pihak kontraktor juga menggarap pekerjaan lainnya.



