Sekedar diketahui, dalam kampanye di pilpres, presiden terpilih Prabowo-Subianto mengatakan bahwa pemimpin yang dipilih rakyat bukan hasil dari nepotisme.
“Tidak ada kata-kata atau istilah nepotisme dalam jabatan yang sifatnya elected atau jabatan yang dipilih oleh rakyat,” katanya.
Ia mencontohkan, nepotisme terjadi saat kepala daerah seperti gubernur, bupati atau walikota mengangkat anggota keluarganya untuk menduduki satu jabatan tertentu di pemerintahan.



