Sebab, kata dia, upaya pembangunan Kota Surabaya tidak bisa mengandalkan peran pemerintah, namun harus dilaksanakan bersama elemen masyarakat termasuk peran partai politik.
“Kami lihat manfaatnya, bukan berapa yang dibangun. Pembangunan itu berdampak pada stunting, kemiskinan, gini rasio, kematian ibu dan anak,” katanya.
Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya menerima dokumen pendaftaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dari pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Eri Cahyadi-Armuji.
“Kami sekarang sudah menerima pendaftaran dari Cak Eri dan Cak Armuji,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah PAN Kota Surabaya Mahsun Djayadi di Surabaya.



