Dalam evaluasi terhadap kinerja bupati petahana, survei Indikator Politik Indonesia menemukan 72,5 persen menyatakan sangat puas / cukup puas. Kemudian 21,2 persen menyatakan kurang puas / tidak puas sama sekali. Responden TT/TJ sebesar 6,3 persen
Temuan tidak jauh berbeda juga dalam evaluasi terhadap kinerja wakil bupati petahana. Survei Indikator Politik Indonesia mendapati 67,0 persen menyatakan sangat puas / cukup puas. Lalu 18,4 persen menyatakan kurang puas / tidak puas sama sekali. Responden TT/TJ sebesar 14,6 persen
Ada empat masalah besar menurut warga Jember mendesak untuk diselesaikan. Harga kebutuhan pokok mahal menjadi masalah mendesak terbesar menurut 37,8 persen warga Jember. Disusul secara berturut-turut dengan harga pupuk mahal (26,7 persen), kondisi jalan rusak (10,4 persen), dan susah mencari lapangan pekerjaan (8,8 persen).
Pada bagian politik elektoral, survei Indikator Politik Indonesia kali ini menemukan dalam simulasi tertutup 10 nama bakal calon bupati, elektabilitas tertinggi diperoleh Muhammad Fawait (Gus Fawait) dengan elektabilitas 36,5 persen. Disusul secara berturut-turut di posisi kedua dan ketiga oleh Hendy Siswanto (33,8 persen) dan Faida (19,3 persen). Sementara itu tujuh lain masih memiliki elektabilitas kurang dari tiga persen. Responden TT/TJ sebesar 5,4 persen.



