“Pertanian dan nelayan itu menjadi kantong kemiskinan di Jember, sehingga perlu diprioritaskan. Terutama bagaimana memenuhi ketersediaan pupuk, bibit unggul serta alat dan mesin yang dibutuhkan petani sehingga produktivitas dan kesejahteraan mereka meningkat,” jelas ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim ini.
Prinsipnya, pembangunan itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Jadi alat dan mesin pertanian yang bisa diproduksi masyarakat Jember dibeli menggunakan APBD Jember, lalu diberikan kepada petani dan nelayan Jember.
“InsyaAllah, dengan itu bisa mengentas kemiskinan di sektor pertanian dan bisa mengatasi kemiskinan di pedesaan. Bisa memberdayakan para pelaku usaha kecil dan menengah serta bisa memutar erekonomian di Jember sehingga kemiskinan bisa terurai,” pungkas Gus Fawait. (Caa)



