Sedangkan pada kategori urban etanol menambahkan Engine Control Unit (ECU) progammable, yang bertujuan untuk meningkatkan performa mesin. “Pada tahun ini memang tim kami melakukan perubahan yang cukup banyak, karena itu merupakan evaluasi di tahun sebelumnya. Semoga efisiensinya dapat mencapai 150 kilometer per kilowatt-hour untuk mobil listrik dan 200 kilometer per liter untuk mobil ethanol,” tutur Adiet.
Pria kelahiran Gresik ini menambahkan, kendala yang dialami adalah pada tempat test drive. “Biasanya mobil diuji di jalan raya Galaxy Mall pada dini hari, agak beresiko karena masih ada kendaraan berlalulalang. Tapi masih belum ada alternatif tempat,” keluhnya.












