Social climber seringkali membandingkan diri mereka dengan orang lain di media sosial. Mereka melihat gaya hidup mewah dan kesuksesan orang lain dan merasa tertekan untuk mencapai tingkat yang sama. Hal ini dapat mendorong mereka untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk meningkatkan status sosial mereka, meskipun itu berarti berbohong, menipu, atau memanfaatkan orang lain.
Faktor-faktor yang Mendorong Social Climbing:
Tekanan sosial: Social climber mungkin merasa tertekan oleh lingkungan sosial mereka untuk mengikuti tren terbaru dan mencapai status sosial tertentu.
Kurangnya rasa percaya diri: Social climber mungkin memiliki rasa percaya diri yang rendah dan merasa perlu untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain untuk merasa berharga.
Trauma masa kecil: Social climber mungkin memiliki trauma masa kecil yang membuat mereka merasa tidak dicintai atau diterima. Hal ini dapat menyebabkan mereka mencari pengakuan dan validasi dari orang lain di masa dewasa.
Pengalaman negatif: Social climber mungkin pernah mengalami pengalaman negatif di masa lalu yang membuat mereka merasa dikucilkan atau tidak diterima. Hal ini dapat mendorong mereka untuk berusaha keras untuk meningkatkan status sosial mereka agar tidak merasa seperti itu lagi.



