Anggota Komisi B DPRD Jatim, Ahmad Hadinuddin menilai masih banyak yang perlu diperbaiki dari UPT Disperindag yang berlokasi di tengah Kota Malang ini. Mulai dari manajemen SDM nya, pengaturan cash flow-nya sampai bagaimana cara pemasaran produk IKM keramik ini.
“Ini kan lembaga percontohan, UPT sebagai pembina IKM. Kalau pembina tidak produktif bagaimana IKM bisa produktif?, maka perlu strategi jangka pendek dan panjang supaya IKM bisa lebih produktif,” tuturnya
Kepala Disperindag Jatim, Iwan mengatakan aset di UPT ini perlu dilakukan Optimalisasi pengelolaan aset di UPT yang memilik sub unit keramik dan batik ini. Karena sejauh ini UPT yang terletak di lokasi strategis ini hanya memiliki 10 orang Pegawai. Dengan
Capaian PAD tahun 2023 sebesar 120jt dan target 2024 sebesar 130juta.
“Tahun 2024 target PAD kami di UPT Malang ini sebesar 130 juta namun Sampai bulan Maret ini sudah tercapat 80jt. Sehingga kami optimis dapat melebih target PAD di tahun 2024,” pungkasnya. (Caa)



