Kecelakaan bermula ketika bus melaju dari arah Semarang menuju Purwodadi dengan kecepatan sedang, namun dari arah berlawanan datang truk pengangkut cabai dengan kecepatan tinggi dan memotong jalan.
“Truk melaju ugal-ugalan dan memasuki jalur berlawanan arah. Untuk menghindari adu banteng, saya banting stir ke sisi kiri hingga nyemplung ke jurang,” kata sopir bus Po Laju Prima, Toni.
Warga setempat, Didik Sudarmanto (35), mengatakan, saat itu warga berupaya mengejar truk berpelat Jawa Timur tersebut. Menurut dia, selama ini rombongan truk cabai dari arah Jawa Timur menuju Jakarta itu acap kali berulah di jalan.












