Jakarta, Cakrawalanews.co – Selain untuk mempersingkat waktu tempuh, proyek Kereta Api Semi – Cepat Jakarta – Surabaya juga sekaligus dapat menyelesaikan banyaknya lintasan sebidang.
“Jadi dengan kita memilih jalur eksisiting maka dapat menyelesaikan 500 sampai 800 perlintasan sebidang, sehingga menghilangkan kemacetan di perlintasan kereta api,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Lebih lanjut Menhub mengatakan bahwa ada tiga alternatif untuk membangun Kereta Api Semi-Cepat Jakarta – Surabaya.
“Pemerintah akan selesaikan hal-hal terkait pembangunan Kereta Api Semi-Cepat Jakarta-Surabaya. Proyek ini akan kita finalkan dalam beberapa waktu ke depan karena ada tiga alternatif yang nantinya akan dipilih, yaitu menggunakan jalur eksisting, menggunakan elektrifikasi di dekat eksisting atau melalui jalur baru yang melewati Solo,” terang Menhub.
Menhub menambahkan bahwa diskusi yang dihasilkan hari ini yang dijadikan dasar juga adalah Kementerian PUPR sudah berhasil mendapatkan teknologi untuk membuat perlintasan perlintasan sebidang ini dengan biaya yang relatif lebih murah. Untuk itu, lanjut Menhub, alternatif pembangunan yang cenderung dipilih adalah alternatif pertama.











