Wali Kota Eri mengakui sudah meminta pengelola atau pemilik tempat wisata di Surabaya untuk melakukan pengecekan terhadap keamanan wahana. Ia berharap, peristiwa kerusakan wahana pada salah satu tempat wisata di Surabaya tahun 2022 lalu, tidak kembali terulang.
“Kami juga sampaikan ketika itu ada alat permainan, maka harus ada penjaganya. Sehingga kita bisa mengetahui beban-beban yang ada di alat permainan itu, sehingga tidak melebihi beban seperti (peristiwa) di tahun sebelumnya,” pungkas dia.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memprediksi kepadatan di tempat-tempat wisata Surabaya. Seperti misalnya di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Wisata Kenjeran, dan Romokalisari Adventure Land.












