Sementara itu, Gubernur Jatim, Soekarwo mengaku P. APBD Jatim 2017 ini diprioritaskan untuk penanganan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan. Sekaligus berbagai upaya yang diperuntukan untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi di Jatim, seperti kredit bunga ringan ataupun berbagai usaha untuk menggairahkan industri UMKM di Jawa Timur.
‘’Yang pasti dalam PAPBD 2017 ini lebih difokuskan dan diprioritaskan untuk penanganan kemiskinan. Kita tahu dengan kondisi ekonomi seperti ini, angka kemiskinan semakin meningkat, meski masih dibawah angka Nasional. Karena, ini menjadi momen penting agar dana yang ada diprioritaskan untuk pengantasan kemiskinan, selain pendidikan dan kesehatan. Termasuk di industry UMKM,’’papar Mantan Sekdaprov Jatim ini. (CN01)












