Sebelumnya, beredar di media sosial dan WhatsApp Group video hoax dampak gempa bumi di Pulau Bawean pada hari Jumat, 22 Maret 2024. Setelah ditelusuri, video tersebut bukan dampak dari gempa magnitudo 6,5 di Laut Jawa sekitar 130 kilometer timur laut Tuban, melainkan dampak dari bencana gempa bumi di Cianjur pada 21 November 2022.
Berkaca pada hal tersebut, Khofifah meminta kepada masyarakat untuk mencari sumber informasi terkait bencana gempa ini dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga, informasi keliru tidak akan menyebar dengan masif.
“Bisa melalui BMKG, BNPB, atau BPBD. Dengan begitu informasi yang diperoleh terjamin validitasnya,” imbuhnya.









