Batuk: Batuk pada COVID-19 biasanya kering dan persisten, sedangkan batuk akibat alergi atau flu biasanya berdahak.
Pilek: Pilek pada COVID-19 biasanya ringan, sedangkan pilek akibat alergi atau flu biasanya lebih parah.
Kelelahan: Kelelahan pada COVID-19 biasanya lebih parah daripada kelelahan akibat penyakit lain.
Sakit kepala: Sakit kepala pada COVID-19 biasanya tumpul dan persisten, sedangkan sakit kepala akibat penyakit lain bisa bermacam-macam.
Anosmia: Anosmia adalah salah satu gejala khas COVID-19 yang jarang terjadi pada penyakit lain.
Kapan Harus Melakukan Tes COVID-19?
Jika Anda mengalami demam dan disertai dengan gejala lain seperti batuk, pilek, kelelahan, sakit kepala, dan anosmia, sebaiknya lakukan tes COVID-19. Tes COVID-19 dapat membantu Anda mengetahui apakah Anda terinfeksi virus COVID-19 atau tidak.
Penting untuk diingat bahwa demam tidak selalu berarti Anda terpapar COVID-19. Demam dapat disebabkan oleh berbagai penyakit lain. Jika Anda mengalami demam, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.












