Menteri Yohana mengaku sebelumnya hanya melihat perubahan eks Lokalisasi Dolly dan Jarak pasca ditutup oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hanya melalui televisi.
“Sekarang saya melihat sendiri dengan berkunjung langsung, betapa perubahannya sudah memenuhi indikator untuk kriteria kampung atau wilayah RT/RW yang ramah terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.
“Saya sangat mendukung upaya pemerintah Kota Surabaya untuk menggerakkan dan memberdayakan eks warga lokalisasi dan warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly. Hasilnya sangat bagus, tidak kalah dengan produksi atau buatan luar negeri. Saya akan bantu promosikan kepada masyarakat lain berbagai produk berkualitas ini,” tutur Menteri Yohana.(CN01)












