Agar bursa kerja terbuka tersebut tepat sasaran, Disnaker sejak dua bulan lalu telah melakukan woro-woro ke kecamatan, bahkan ke kelurahan.
Karenanya, bursa kerja terbuka ini diserbu oleh ribuan pelamar kerja. Untuk memudahkan pendataan, panitia membuka dua ‘jalur’ bagi pelamar yang ber-KTP Surabaya dan mereka yang ber-KTP luar Surabaya.
“Hingga kemarin, yang sudah mengambil formulir sudah ada sekitar 5000 pelamar kerja. Selain dari Surabaya, juga ada yang dari luar kota,” sambung Kadisnaker.
Dwi Purnomo menjelaskan, tujuan digelarnya Bursa Kerja Terbuka ini untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Dan setiap bursa kerja terbuka digealr, ada cukup banyak perusahaan yang berpartisipasi.
“Banyak perusahaan ikut berpartisipasi, Insya Allah ini pertanda ekonomi di Surabaya terus berkembang. Mudah-mudahan apa yang diinginkan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” sambung Dwi.



