Sementara itu, Yani Sukmawati, warga Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Surabaya, merupakan ibu dari salah satu anak penerima BLT permakanan. Ia mengaku sepakat dengan peralihan program permakanan siap saji menjadi bantuan tunai.
“Kalau menurut saya ya mending (dapat) BLT atau uang. Karena nanti (makanan siap saji), tidak sesuai makanan yang diberikan setiap hari dengan keinginan anak,” kata Yani.
Karenanya, Yani pun lebih senang ketika Pemkot Surabaya mengalihkan program permakanan siap saji menjadi bantuan langsung tunai. “Uangnya nanti untuk kebutuhan anak, terutama untuk makan,” pungkas dia. (hadi)



