“Kalau Surabaya targetnya separuh dari tiap dapil di TPS terisi semua dari sekitar 8167 TPS. Begitu pula di Sidoarjo dari sekitar 5000an TPS,” imbuhnya.
Agung menambahkan, sebelum mahasiswa diterjunkan sebagai relawan pemantau, dibekali dengan pengetahuan elektoral.
“Objek yang dipantau diantaranya Komponen pelaksanaan Pemilu. Apakah prosesnya sudah sesuai prosedur secara administrasi. Kemudian tahapannya, apakah ada pelanggaran terjaminnya warga negara menggunakan hak suaranya,” ujarnya.
Lalu memastikan tidak ada kecurangan. Misalnya money politik dan pengkondisian suara.



