Yuliatin menambahkan jika selama ini dirinya tinggal bersama RK dan nenek RK di tempat kost rumah petak kecil.
“Penghasilan saya hanya cukup untuk makan dan membayar uang kost sebesar Rp. 250.000 sebulan saja. Itu kalau untung-untungan ada pekerjaan,” imbuhnya.
Yuliatin sangat berharap putranya bisa melanjutkan sekolah. Supaya taraf hidupnya lebih baik dari sekarang.
“Saya ingin dia melanjutkan sekolah supaya pintar seperti orang-orang. Tidak seperti ibunya yang kerja serabutan. Biar punya pekerjaan yang layak,” tutur Yuliatin dengan penuh harap sambil mengelus kepala anaknya.
Usai mendengarkan keluhan Yuliatin, Legislator fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Anas Karno meminta kader PDIP supaya mendata identitas keluarga RK.












