“PD RPH memasok daging potong ke masyarakat lewat mitra pedagang. Tentunya dengan harga yang kompetitif, ditambah kwalitas daging yang terjamin. Dengan begitu daging potong produksi RPH akan menjadi pilihan utama masyarakat,” jelasnya.
Anas kembali mengatakan, kalau sirkulasi ekonomi ini berjalan, niscaya akan menambah pendapatan BUMD milik Pemkot Surabaya tersebut. Dan tentunya berdampak pada bertambahnya kontribusi terhadap deviden PAD Kota Surabaya.
“Karenanya kita berharap setiap minggu ada progress penambahan jaringan mitra pedagang RPH,” pungkasnya.
Sementara itu Supri pedagang daging sapi Pasar Medokan Ayu mengaku, selama ini kulakan dari Mitra RPH di Jalan Pegirikan.
“Harganya lebih murah, apalagi kalau sudah langganan. Selisihnya bisa banyak. Dagingnya bagus. Kita bisa pilih jenis daging apa untuk dijual lagi,” terangnya.












