Terlebih Jawa Timur dinilai merupakan wajah penting nasional. Fawait menyadari jabatan Pj memang hanya sementara. Namun, tak bisa diabaikan bahwa jabatan ini akan menjadi kunci untuk keberlangsungan pemerintahan hingga ada hasil Pilgub Jatim mendatang. “Kita akan minta masukan berbagai pihak. Kita butuh sosok Pj yang kompeten, kuat dan menjadi penyambung pemerintah pusat hingga daerah,” tandas Gus Fawait yang juga Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim.
Hingga saat ini, Gus Fawait menegaskan belum ada nama yang mengerucut dari pantauan pihaknya. Karena, masukan dari berbagai pihak masih terus dihimpun. Seluruh masukan yang diterima bakal dibahas dan diukur berdasarkan kriteria yang sudah menjadi ketentuan. “Semua masukan kita tampung,” ungkapnya.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim HM Rofiq sependapat jika stabilitas sosial, politik dan sebagainya bakal menjadi tantangan bersama di tahun politik mendatang. Sehingga, dia juga berpandangan bahwa pengisian jabatan Pj memilih tokoh yang berkompeten bukan urusan gampang. “Di tahun politik stabilitasi di seluruh sektor memang menjadi tantangan bersama,” tandasnya.



