“Disamping posisi kapal yang saling berdekatan, kondisi angin juga kencang, sehingga api cepat merambat ke kapal lainnya. Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Tegal, Brebes, Slawi dan Mobil Water Cannon Polres turut memadamkan api dan melokalisir kapal-kapal yang terbakar, “ungkap Kapolres.
Sementara untuk menyelamatkan kapal-kapal lain yang belum terbakar, lanjut Kapolres, petugas gabungan berupaya dengan membuka alur kapal untuk keluar. Agar satu persatu kapal bisa bergeser menjauh dari titik lokasi kebakaran, “tambahnya.
Kapolres mengimbau agar para pemilik kapal menyetandby kan ABK nya. Hal ini bertujuan untuk berjaga saat kapal bersandar. Sehingga bisa sigap dalam melakukan tindakan ketika terjadi kebakaran.
Namun kalau kosong tidak ada yang jaga maka akan menyulitkan kapal untuk bergeser. Sehingga akhirnya api cepat menjalar dari satu kapal ke kapal lain.
“Meski tidak memakan korban jiwa, namun personel Polres Tegal Kota bersama stake holder terkait masih terus berupaya untuk memadamkan api. Dan memprioritaskan keselamatan seluruh awak kapal,” terangnya.












