Gus Imin mengungkapkan, dalam kontestasi Pilpres 2024, hingga saat ini PKB masih menjalin koalisi dengan Gerindra yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Raya (KIB). Dia menyebut, siapapun yang dicalonkan menjadi Capres dari KIB, akan ditentukan dan diputuskan oleh PKB dan Gerindra.
“Kalau saya jadi Presiden, yang pertama diperhatikan adalah perempuan-perempuan Nahdliyat. Karena perempuan-perempuan ini turut berjuang menangani stunting dan kemiskinan di Kabupaten Brebes,” ungkap dia.
Dalam Harlah Fatayat NU itu, perempuan Nahdliyat dari Fatayat dan Muslimat tingkat kabupaten hingga desa menginginkan Gus Muhaimin maju sebagai calon Presiden 2024. Hal itu ditandai dengan penyerahan mandat calon Presiden 2024 dari para perempuan Nahdliyat kepada Gus Muhaimin.



