
Sementara itu, Anas Karno, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya dihadapan para pedagang mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal permasalahan yang dialami oleh para pedagang di SWK se Surabaya tersebut.
Politisi fraksi PDI Perjuangan Surabaya yang akrab disapa cak Anas tersebut menyebut permasalahan sepinya SWK di Surabaya ini tak hanya disebabkan faktor kondisi bangunan saja namun juga faktor masih belum adanya pendampingan yang intens dari pemerintah kota.
Cak Anas menilai yang urgen saat ini adalah harus ada upaya inovatif dan kolaboratif dari Pemkot Surabaya agar SWK-SWK yang menampung sekitar 1.116 pedagang ini mampu bersaing.
“Ini membutuhkan keberanian bagi pemkot Surabaya untuk bisa mengambil solusi dari masalah SWK ini dengan bersinergi dan berkolaborasi baik antar dinas atau pihak lain,” terang Cak Anas.
Meskipun saat ini juga tengah ada upaya digitalisasi melalui E-Peken dan lain sebagainya namun, kata Cak Anas belum bisa maksimal.












