Cahyo menegaskan, sesuai petunjuk dan amanah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bahwa dalam kontestasi Pemilu ini tidak boleh mengedepankan kepentingan pribadi.
“Kami tidak boleh hanya mementingkan kekuasaan semata, tapi sebagai Partai politik dan anak-anak bangsa harus menjaga kontestasi ini dengan suasana yang sejuk, berdemokrasi dan berkompetisi yang baik dengan beradu gagasan, ” katanya.
Cahyo menjelaskan dirinya memilih berangkat dari Gelora Pancasila lantaran ingin meyampaikan pesan bahwa, dalam berpolitik juga wajib dilandasi dengan ideologi Pancasila, menjunjung tinggi kebhinnekaan dan toleransi.
“Ini merupakan hal-hal yang diajarkan Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina kita bapak H. Prabowo Subianto, ” Ungkap Cahyo.
Karena itulah, lanjut Cahyo, satu-satunya ideologi dan landasan bernegara kita, yaitu Pancasila. “Melalui kontestasi Pemilu, kami akan memdarmabaktikan serta menggelorakan Pancasila kepada masyarakat Surabaya, ” Imbuh Cahyo Harjo, putra Bambang Haryo tokoh Partai Gerindra ini.












