Surabaya. Cakrawalanews.co – Ratusan tenaga kesehatan dari berbagai organisasi profesi mendatangi gedung DPRD Jatim, Senin (8/5/2023) mereka wadul, sambat dan menyuarakan aspirasi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Kesehatan Omnibus law. Aksi ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia.
Dr dr Abdulloh Machin, Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim menilai mekanisme munculnya rancangan undang-undang itu dari awal tidak sesuai prosedur. “Kedua, juga adanya public hearing ternyata itu hanya untuk legitimasi saja. Apa masukan dari organisasi profesi tidak diperhatikan,” katanya ditemui usai audinsi bersama DPRD Jatim.
Ratusan nakes ini diterima oleh pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Jatim. Yakni Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad serta empat orang anggota Komisi E Hari Putri Lestari, Suwandy, dr Benjamin Kristianto. Audiensi berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Jatim.



