Kiai Sofyan juga bercerita di hadapan jamaahnya tentang berbagai pertanyaan yang sering didapatinya, mengapa Kiai ini sekarang ke PKS?
“Yang saya tahu secara langsung, PKS ini seneng sholawatan, juga suka ziarah. Berarti kan gak cocok dengan yang diomongkan? Enggih nopo mboten?,” tanyanya yang disahut dengan jawaban “enggih,” secara serentak.
Menurut kiai, Thoriqoh Sathoriyah tidak berpolitik. Meski demikian, bukan berarti Tahoriqoh Sathoriyah tidak mendukung partai politik.
“Kami ini tidak berpolitik praktis. Kalo mendukung partai politik yang berjuang untuk masyarakat. Sathoriyah menegakkan kebenaran untuk kemaslahatan. Sathoriyah juga berkewajiban memilih pemimpin yang amanah, bijak dan bisa mensejahterakan masyarakat Indonesia, dan menguatkan NKRI,” tegas Kiai.
Menurut Kiai Sofyan, PKS ini tidak terlalu banyak bicara namun aksinya nyata.
“Saat ini Sathoriyah ada bersama PKS, silakan bersama-sama kita dukung agar berkembang,” pesannya pada para jamaah.












