“Padahal, inti energi kelompok tersebut komunitas motor.” papar Thony.
Harusnya, tambah Thony ketika mereka suka motor, mereka diberi tanggung jawab, tantangan. Dibuatkan bengkel melalui program padat karya. Sebagai tantangan menarik. Namun, jika tidak bisa disalurkan. Mereka cari sasaran, melakukan pelampiasan.
“Maka bila orentasinya salah, maka kebanyakan yang terjadi seperti sekarang,” tutup legislator fraksi Gerindra DPRD Surabaya tersebut.












