Rumah besar tersebut tidak mampu menampung jamaah tahlil yang hadir. Jalan depan rumah pun untuk sementara ditutup dan dipasang tenda. Cuaca gerimis malam itu membuat suasana semakin khusyuk.
Achmad Iskandar tampak sudah tegar. Dengan mengenakan kemeja putih dan celana krem, ia menyambut setiap tamu yang hadir dengan senyuman.












