Sedangkan opsi kedua digelar pada 26 Agustus hingga 3 September. Muhammad Nabil menambahkan, keputusan tentang opsi penyelenggaraan tersebut merupakan keputusan bersama.
“Memang idealnya pada hari libur sekolah, Juni atau Juli namun ini keputusan yang kompromis dan ideal bagi tuan rumah dan semua daerah terutama atlet karena tidak saat ujian sekolah,” ungkap Nabil.
“Dua opsi jadwal penyelenggaraan ini kami serahkan kepada Ibu Gubernur melalui Dispora Jatim karena ini eventnya pemerintah provinsi dan kami (KONI) hanya menyelenggarakan saja,” ujarnya.
Jadi, penentuan tentang kapan Porprov VIII digelar sepenuhnya ada di gubernur. Dan dua opsi ini sedang ditelaah tepat tidaknya oleh Dispora Jatim agar segera diumumkan kepada KONI kota dan kabupaten agar mereka segera bersiap.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Jatim Dudi Harjantoro menambahkan, terkait tempat pembukaan dan penutupan tidak ada perubahan. “Pembukaan di Sidoarjo, penutupannya di Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.



