Ia mencontohkan penurunan tersebut terjadi pada pelanggan yang awalnya masuk kedalam golongan rumah tangga, namun karena berubah menjadi pondok pesantren maka mereka mengajukan penurunan golongan pelanggan.
Selain adanya penurunan golongan pelanggan, sambung Arief whisnu PDAM Surya Sembada mencatat, validasi data pelanggan sejak Harmonisasi Tarif diberlakukan, pada Januari jumlah rekening terbit untuk golongan 1.2, sebesar 1577. Sedangkan untuk golongan 1.3 sebanyak 150.056. Sehingga jumlah total sebanyak 151.633.
Sementara itu di bulan Februari, pelanggan rekening terbit sebanyak 1585 untuk golongan 1.2, dan 150.015 untuk golongan 1.3. Dengan total jumlah sebesar 151.600.
PDAM Surya Sembada juga mencatat jumlah pelanggan dengan tagihan 0 rupiah atau gratis sebanyak 1206 untuk golongan 1.2 pada Januari 2023. Ditambah 34.585 pelanggan golongan 1.3. Jumlah seluruhnya sebanyak 35.791 pelanggan.
Sedangkan tagihan di bulan Februari sebanyak 1176 pelanggan golongan 1.2, dan 32.861 pelanggan golongan 1.3. Jumlah seluruhnya sebanyak 34.037 pelanggan.
“Kita menyediakan subsidi di bulan Februari sebesar Rp 8,2 milyar.Sedangkan pelanggan yang tagihannya 0 rupiah atau gratis kalau di total nilainya Rp 8 milyar,” ujar Direktur PDAM Surya Sembada Arif Wisnu Cahyono.



