“Nanti persoalan yang muncul didearah ini akan menjadi agenda untuk dapat diselesaikan oleh pemimpin yang dihasilkan dalam pemilu 2024 mendatang,” jelasnya.
Kata pria yang juga menjadi capres atau capawapres yang di calonkan oleh PKB dalam koalisi dengan Partai Gerindra dikoalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), mandat daerah yang tertunda yang disampaikan ini bisa menjadi prioritas untuk segera ditangani dengan cepat.
“Misal konflik kepemilikan tanah yang terjadi antara rakyat dan TNI yang banyak terjadi di daerah khususnya Jatim, persoalan pupuk didaerah potensi dan kamampuan Nasionalnya gimana serta persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya perlindungam dan edukasi pada keluarganya,” tegasnya.
Sementara itu ketika disinggung terkait tagline budal gus yang dilontarkan di acara ini, Gus Muhaimin menegaskan ini sebagai bukti keseriusan PKB dalam memberikan amanat kepad dirinya untuk maju di Pilpres 2024 memdatang.



