“Kemungkinan semua beras Rojolele di sini sudah oplosan. Dioplos dengan ketan supaya pulen. Kalau dimasak ada kemiripan dengan aslinya,” terangnya.
Samsul menjelaskan, beras yang dioplos diperkirakan jenis IR 64 yang harganya Rp 8-9 ribu/Kg. Jika dioplos dengan ketan broken seharga Rp 9 ribu/Kg, beras kemasan Rojolele ini bisa dijual Rp 11-12 ribu/Kg. Begitu pula jika dioplos dengan beras broken seharga Rp 5-6 ribu/Kg.
“Temuan ini kami sampaikan ke atasan saya bagaimana tindak lanjutnya, kami laporkan dulu,” tandasnya.
Sementara polisi belum berani menyegel gudang beras tersebut. Petugas berdalih masih harus melakukan klarifikasi kepada pemilik gudang.(dtc/ziz)












