“Ini duka bagi kita semua. Bagi PDI Perjuangan, bagi seluruh rakyat Surabaya. Semoga Pak Eri Cahyadi sekeluarga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keteguhan dalam menghadapi situasi duka yang sungguh sulit bagi beliau,” imbuh Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.
Adi mengatakan, sosok ayahanda sangat sentral dalam kehidupan Eri Cahyadi, selain tentu sosok sang ibunda. Urip diketahui sebagai orang yang meminta Eri untuk mengabdi masyarakat dan negara sebagai PNS pada 2001. Urip juga mendidik agar Eri konsisten dalam pengabdian, selalu meluruskan niat untuk kebaikan warga.
“Pak Urip telah meletakkan fondasi awal terpenting dalam perjalanan hidup Pak Eri Cahyadi, yaitu keteguhan dan ketulusan niat. Pak Urip telah mampu mendidik lahirnya seorang pemimpin yang amanah. Saya yakin beliau di sana pasti tersenyum melihat puteranya mampu melayani warga Kota Surabaya dengan sebaik-baiknya,” ujar Adi.












