Legislator PDIP Surabaya tersebut berharap bisa ikut berkontribusi, terhadap progress kemajuan UMKM di Surabaya.
“Memiliki keinginan untuk memotivasi, selalu belajar dan meningkatkan kualitas. Serta
ikut berkontribusi lebih besar dalam memajukan UMKM,” jelasnya.
Anas kembali mengatakan, jumlah UMKM di Surabaya saat ini berkembang pesat. Sehingga butuh perhatian para pemangku kebijakan kota. Supaya turut andil dalam pergerakan ekonomi Surabaya.
“DPRD dan Pemkot Surabaya sudah bersepakat memberikan porsi 40 persen atau Rp 3 triliun dari kekuatan APDB sebesar Rp 11,2 triliun di tahun 2023. Ini merupakan komitment bersama untuk akselerasi pergerakan ekonomi lewat UMKM,” pungkasnya.



