“Kemudian sebanyak 20,7% menyebut tokoh yang berlatar belakang politisi atau berasal dari parpol dan 18,2% lebih menyukai capres yang memiliki latar belakang akademisi (ilmuwan). Ketidakpastian geopolitik dunia belakangan ini nampaknya mempengaruhi preferensi publik yang mendambakan hadirnya seorang pemimpin nasional yang berlatar belakang TNI”, pungkasnya.



