Anas mengatakan, rencana sebelumnya, pembangunan box culvert dan pavingisasi terhadap kampung tersebut, dilakukan satu paket dengan kampung di RT 01, RT 02 dan RT 03 di tahun 2019.
oleh karena itu, lanjut Anas, saat dirinya turun meninjau lokasi pengerjaan para warga menyampaikan jika mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pembangunan saluran dan pavingisasi ini, karena sudah lama mereka menanti agar mereka tidak mengalami kebanjiran lagi.
“Namun kemudian tertinggal, karena memasuki masa pandemi. Akibatnya, kontur permukaan tanah di kampung ini lebih rendah dibandingkan kampung lainnya yang sudah di paving. Sehingga rawan banjir saat hujan,” pungkasnya.












