“Kampung ini paling parah. Ketinggian banjir mencapai 60 cm dan airnya masuk rumah. Ketinggian permukaan tanah di sini lebih rendah dari sungai. Jadi selalu banjir kalau sungai meluap,” ujarnya.
Dengan pemasangan saluran dan pavingisasi ini dirinya dan warga tidak lagi merasakan banjir. Ditambah lagi kampung menjadi terlihat bagus dengan dilakukan pavingisasi.
Sementara itu, Anggota fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya Anas Karno, mengatakan setelah melalui dorongan dan perjuangan kader PDIP, Pemkot Surabaya mulai melakukan pengerjaan perbaikan saluran dan sekaligus pavingisasi agar semua warga bisa menikmati pembangunan karena APBD kota Surabaya memang harus bisa dirasakan oleh warga.
“Ini merupakan penguatan kerja kerakyatan yang dilakukan oleh kader PDIP, terutama di kawasan kampung padat penduduk. Kita berterima kasih kepada pak Wali Kota Eri dan pak Wawali Armuji, karena sudah memprioritaskan kepentingan warga, untuk bebas dari masalah banjir,” tegasnya Senin, (21/11/2022)












