Dia mengatakan, proses pemadaman berlangsung lama, karena ruangan yang terbakar berisi barang yang mudah terbakar. Beberapa di antaranya buku kurikulum lama yang menunggu penghapusan aset, mesin foto kopi, kaos, busa olahraga hingga tenda pramuka.
“Api sepenuhnya padam sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Ada izasah milik guru yang ikut terbakar, ijazahnya komplit dari SD hingga perguruan tinggi karena akan ada pemberkasan,” ujarnya.
Marlan menduga kebakaran ini diakibatkan arus pendek listrik. Namun untuk penyebab pastinya menunggu keterangan dari polisi.
Saat ini, kegiatan balajar mengajar di sekolah berjalan dengan normal meski sebagian ruangan dipasang garis polisi.



