Kiai Miftach menyatakan, pertemuannya dengan Prabowo sebatas silaturahmi. Ia mengaku sudah mengenal Prabowo sejak lama. “Silaturahmi biasa, karena kenal dengan saya sudah lama, jadi sudah lama gitu,” katanya.
Kiai Miftach menyatakan, Prabowo sudah lama tidak berkunjung ke Ponpes Miftachus Sunnah. Beberapa kali direncanakan, namun tidak terlaksana, hingga hari ini terealisasi.
“Hanya lama beliau tidak ke sini, dua kali sempat mau ke sini, tapi tidak jadi, dan hari ini disempatkan. Dan ini tadi beliau dari Rembang,” jelasnya.
Kiai Miftach secara singkat menceritakan bahwa dirinya adalah sosok yang sering dibawa Prabowo terkait NU. “Ke-NU-annua beliau mengaku di mana-mana saya yang menahbiskan, menilai, itu pengakuan beliau,” jelasnya.
Rais Aam PBNU ini menyebut pertemuannya dengan Prabowo sangat ganyeng dan menyenangkan. “Akrab sekali, hampir satu jam. Banyak menu kambing tadi, nasi mandi, kambing itu (yang disuguhkan ke Prabowo),” tandasnya.
Sementara, Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad menyatakan, pertemuan antara Prabowo dengan Kiai Miftach berjalan sangat ganyeng.



