“Sehingga masyarakat di Surabaya Raya ini bisa menikmati jalan tidak macet ketika masuk dari Gresik ke Surabaya atau dari Surabaya ke Sidoarjo,” ungkap dia.
Di tempat yang sama, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyampaikan, melalui pertemuan ini pihaknya berharap dapat menghasilkan sebuah kebijakan konkrit yang bisa dirasakan masyarakat. Misalnya seperti pada bidang kesehatan melalui penerapan UHC di wilayah Surabaya Raya.
“Tadi disampaikan Pak Wali (Eri Cahyadi) terkait UHC, Gresik, Surabaya dan Sidoarjo sudah menjalankan. Tinggal langkah ini semakin meluas, baik kerja sama antar daerah dan juga melibatkan BPJS Kesehatan. Berharap, pelayanan kesehatan di Surabaya Raya ini bisa berjalan dengan baik,” kata Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani tersebut.
Di samping soal penerapan UHC, Gus Yani juga menerangkan, bahwa ketiga pemimpin daerah Surabaya Raya telah sepakat menjalin kerja sama keterpaduan infrastruktur transportasi. Keterpaduan transportasi ini diharapkannya pula dapat diintegrasikan dengan Bus Trans Jatim.
“Gresik kita rencanakan untuk transportasi terpadu yang bisa terintegrasi dengan Bus Trans Jatim dan juga Semanggi Surabaya. Mudah-mudahan, langkah-langkah dan kebijakan ini bisa terealisasi,” pungkasnya.



