Kendati demikian Nanik menyebutkan pasien tersebut rata-rata adalah anak-anak, dan dengan penanganan medis tergantung kasusnya. “Dan ini masih dugaan apakah benar gagal ginjal atau bukan. Jadi penanganannya tergantung masing-masing kasus, yang paham pihak rumah sakit,” pungkasnya.
Sebelumnya pada Senin (24/10/2022) Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengaku belum dapat memastikan berapa jumlah total anak penderita gagal ginjal akut di Surabaya. Sebab, penetapan kasus gagal ginjal akut di masing-masing daerah berdasarkan declaire dari pemerintah pusat.




