AdvertorialIndeks

Kota Surabaya Sabet Penghargaan Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2022

×

Kota Surabaya Sabet Penghargaan Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Eri saat menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah
Wali Kota Eri saat menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya mencatat, pemanfaatan lahan tidur di Kota Pahlawan telah mencapai total 1.071,4 hektar. Lahan yang dimanfaatkan itu terdiri dari aset yang dimiliki  pemkot, pengembang, maupun instansilainnya.

Luasan lahan tersebut telah dioptimalkan untuk pemberdayaan masyarakat pada sejumlah bidang usaha. Bahkan, dari hasil pemanfaatan lahan pada tahun 2021, produksi padi di Surabaya mencapai 8.082,9 ton. Sedangkan pada tahun 2022, produksi padi ditargetkan mencapai 8.567,44 ton atau naik 6 persen.

Wali Kota Eri Cahyadi saat panen raya dikawasan Kecamatan Sukolilo
Wali Kota Eri Cahyadi saat panen raya dikawasan Kecamatan Sukolilo

Karenanya, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu memastikan akan terus  menggerakan  lahan BTKD secara maksimal. Selain bertujuan untuk mendukung program ketahanan  pangan, sekaligus pula menambah pendapatan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Jadi ada cabe, buah-buahan, hidroponik, dan lainnya. Insya allah kita koneksikan dengan hotel-hotel, tapi kami belum bisa memenuhi semuanya karena terbatasnya lahan. Maka kami berkoordinasi dengan daerah lain untuk menunjang (hasil sayur dan buah) dari tempat kami,” ungkapnya.

Tak hanya memaksimalkan keberadaan lahan BTKD untuk sektor pertanian maupun perikanan. Sebab, pemkot juga mengoptimalkan lahan pekarangan yang ada di Surabaya. Seperti untuk Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) atau Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang tersebar di 12 lokasi. Lalu, pemanfaatan pekarangan atau atap rumah untuk hidroponik, hingga pembentukan Kampung Sayur, Kampung Herbal dan Kampung Semanggi.

Menariknya, darihasilpemanfaatan KRPL/P2L tersebut, oleh pemkot kemudian didistribusikan untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga stunting di Surabaya. DKPP Surabaya mencatat, ada sebanyak 2.741 anak penerima bantuan sayur dari hasil pemanfaatan KRPL. Sedangkan penerima daging ayam/telur, sebanyak 1.374 anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *