“ Jadi, tidak serta merta semua dimatikan khususnya yang tipe C tapi kita rubah konsepnya. Bisa jadi itu nanti jadi pasar tematik seperti di SWK lidah kulon yang ada tempat bermainnya, lapangan basket dan lainnya,” sebutnya.
Yose juga menyebut, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi kepada para pedagang di SWK yang masuk kategori tipe C.
“ Kita sudah sosialisasikan bahkan pedagang juga sudah banyak yang mendaftar dan ini sudah berjalan di SWK Lidah Kulon, namun, untuk yang lainya kita berkoordanasi dengan DPPRKP untuk masalah anggaran karena yang pegang anggaran bukan di kita,” pungkasnya.



