Dalam penyertaan modal ke PT BPRSAU (Perseroda) ini, Menurut mantan kepala Bappeko Surabaya ini, Pemkot menyertakan modal sebesar Rp.40 miliar dan Pemkot sudah meletakan Rp. 10 miliar sehingga total menjadi Rp. 50 miliar.
Untuk realisasi lanjut Eri, penyertaan modal ke PT BPRSAU (Perseroda) ini akan dilakukan pada tahun depan. “Realisasinya tahun depan (2023 red),” tegasnya.
Wali kota Eri juga memastikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses prekreditan, dimana nantinya para UMKM yang ingin mengajukan modal bisa dengan menunjukan akte pendirian, operasional dan kegiatan UMKM tersebut.
“UMKM bisa mengajukan pinjaman, kalau sudah sesuai, maka kita berikan modal untuk UMKM, dan untuk teknisnya ada di PT BPRSAU (Perseroda),” katanya.



