“Jumlahnya ada delapan untuk stand kuliner. Sedangkan olahan ikan, ada enam stand. Ada pula satu stand souvenir, yang diisi empat pelaku UMKM,” kata Antiek.
Bagi para pengunjung yang hobi memancing, juga bisa membeli alat-alat pancing di sana. Antiek menyebutkan, bahwa lapak penjualan alat pancing ini, lokasinya berada persis di belakang stand kuliner.
“Jadi, bagi para pengunjung yang hobinya mancing, juga bisa mancing di sana. Ada penjual pancing juga,” terang mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya ini.
Ia menambahkan, bahwa seluruh stand maupun wahana di Romokalisari Adventure Land, pengelolaannya melibatkan 100 MBR. Mereka yang terlibat merupakan warga MBR dari Rusun Romokalisari serta kelurahan setempat.
“Saat ini seluruh kegiatan dikolaborasikan dengan MBR yang nanti hasil dari penjualan tiket ini akan kita kelola untuk diberikan MBR seluruhnya,” pungkasnya.











