Menurut Sadad, stunting merupakan kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang anak seusianya, biasanya penyebabnya adalah kekurangan gizi.
Sedangkan ciri anak-anak yang tidak stunting antara lain pertumbuhannya yang wajar, daya pikirnya berkembang dengan baik. Untuk itu, pihaknya mendorong, agar ibu-ibu tidak takut datang ke bidan dan konsultasi mengenai tumbuh kembang anak.
“Masa depan anak kita, ditentukan dengan sejauh mana kita merawat dan memberikan kebutuhan gizi sesuai yang dibutuhkan oleh tumbuh kembang mereka. Ini bukan tugas siapa, tapi tugas kita semua, yang memiliki kelebihan ekonomi mengulurkan makanan yang bernutrisi kepada anak-anak tetangganya,” jelas Sadad pria yang masuk bursa Bacagub Jatim 2024 itu.
Maka itu politisi asli Pasuruan juga berharap, aktivitas tersebut bisa menginspirasi banyak pihak untuk berpartisipasi dalam hal yang sama di Kabupaten Pasuruan. “Ini dalam rangka kita menyiapkan generasi kita untuk 20 sampai dengan 30 tahun ke depan. Tegaknya kehidupan berbangsa dan bernegara, selain kepemimpinan yang adil juga kedermawanan orang-orang kaya. Disinilah tugas kita untuk terlibat aktif dalam menekan angka stunting,” tandas Sadad.



