Di lokasi, sejumlah rombongan milenial nampak antusias mempelajari teknik bertambak modern itu. Mulai dari membuat konstruksi kolam yang terbuat dari wiremesh yang tergolong praktis, ekonomis, dan secara modal lebih murah dari pada menggunakan kolam yang terbuat dari beton atau plester.
Keluarga Ponpes Sidogiri itu menjelaskan, MSF juga menyediakan atau memfasilitasi secara gratis milenial yang ingin belajar dari awal cara mengelola bisnis tersebut. Mulai dari menyiapkan lahan, belajar mengenal suhu air, memilih benih yang berkualitas, hingga pada pakan dan lainnya.
“Pada dasarnya Milenial Shrimp Farm ini mengajarkan kepada anak-anak muda untuk menjadi pembudidaya yang modern. Mereka bisa menjadi owner, feeder, bahkan manager. Sehingga dari segi kepraktisan sangat cocok kepada anak-anak muda sekarang yang aware terhadap teknologi informasi,” jelasnya.
Dirinya berharap, upaya yang ia lakukan ini bisa menggunggah semangat millenial di Jawa Timur untuk lebih bergerak lagi mengenali potensi bisnis, salah satunya di sektor perikanan. “Beberapa anak muda juga dijanjikan oleh para pengelola Milenial Shrimp Farm untuk dilatih secara serius dalam waktu yang ditentukan. Sehingga mereka bisa belajar berbisnis, terlebih tempat ini menjadi tempat yang strategis,”pungkas Sadad pria yang masuk bursa Bacagub Jatim 2024 itu. (Caa)












